IDXChannel - Serangan udara Israel terhadap pangkalan udara militer Suriah di dekat perbatasan Turki semakin mempertajam ketegangan antara Tel Aviv dan Ankara.
Dilansir dari DPA pada Kamis (20/8/2026)), otoritas Suriah mengatakan militer Israel menyerang pangkalan tersebut pada Selasa.
Tak lama seusai serangan, Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh Suriah mengizinkan pasukan Turki ditempatkan di pangkalan tersebut. Menurut Netanyahu, Tel Aviv telah memperingatkan Damaskus untuk tidak melakukan hal itu.
Media Israel menggambarkan pernyataan Netanyahu tersebut sebagai konfirmasi tersirat bahwa Israel telah melakukan serangan pada Selasa.
Pada Rabu, Kantor Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak klaim Israel. Dia menuduh Netanyahu melakukan kebijakan ekspansionis untuk mengerek popularitasnya menjelang pemilihan umum.