Menurut Rivan, penentuan jadwal diskon yang lebih awal bertujuan mendorong masyarakat melakukan perjalanan sebelum puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026.
“Diskon 15-16 Maret diberikan agar masyarakat berangkat lebih awal, sehingga tidak menumpuk di puncak arus mudik pada 18 Maret,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengaturan jadwal diskon juga dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan pada arus balik yang biasanya terjadi pada akhir pekan.
“Biasanya arus balik akan menumpuk di Sabtu-Minggu. Maka kita tarik lebih awal supaya distribusi kendaraan lebih merata,” kata Rivan.
Untuk diketahui, diskon tarif tol 30 persen berlaku satu arah dan hanya untuk perjalanan menerus. Kebijakan ini diterapkan di sejumlah ruas tol utama yang dikelola Jasa Marga.