sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jumlah Pengungsi Banjir Demak Terus Bertambah, Kini Mencapai 2.893 Orang

News editor Binti Mufarida
04/04/2026 12:03 WIB
Banjir tersebut diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Tuntang, yang juga menyebabkan beberapa tanggul jebol.
Jumlah Pengungsi Banjir Demak Terus Bertambah, Kini Mencapai 2.893 Orang. (Foto: BNPB)
Jumlah Pengungsi Banjir Demak Terus Bertambah, Kini Mencapai 2.893 Orang. (Foto: BNPB)

Aam mengatakan perkembangan kaji cepat di lapangan menunjukkan banjir berdampak pada delapan desa di empat kecamatan, yakni Kecamatan Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung. 

Tanggul jebol terjadi di Kecamatan Guntur, tepatnya di Desa Trimulyo pada dua titik di Dukuh Solondoko sepanjang kurang lebih 30 meter dan Dukuh Solowere sepanjang sekitar 10 meter, serta di Desa Sidoharjo sepanjang kurang lebih 15 meter. 

Kondisi ini menyebabkan genangan air cukup tinggi, khususnya di Desa Trimulyo dan Desa Ploso dengan ketinggian mencapai 100–150 sentimeter (cm), serta mengakibatkan akses jalan di Desa Trimulyo tidak dapat dilalui kendaraan kecil.

Selain itu, kata Aam, limpasan air juga terjadi di sejumlah wilayah seperti Desa Turitempel dan Desa Sumberejo di Kecamatan Guntur, serta Desa Solowire dan Desa Sarimulyo di Kecamatan Kebonagung, meskipun kondisi di wilayah tersebut dilaporkan masih relatif aman. Di Desa Sidoharjo, aliran air dari tanggul jebol menggenangi area persawahan warga.

Bencana banjir di Demak ini menjadi perhatian Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Kepala BNPB pada Jumat (3/4/2026) malam memerintahkan jajarannya untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah untuk mengidentifikasi kebutuhan penanganan darurat. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement