Secara umum, Dudy juga menyatakan bahwa penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026 hingga saat ini berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Meski demikian, ada hal penting yang tetap perlu menjadi perhatian, khususnya terkait aspek keselamatan.
"Kami menyesalkan terjadinya sejumlah insiden kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa beberapa waktu lalu. Kami berupaya mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari dan harapannya masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan selamat, aman, dan lancar," ucap dia.
Sementara itu terkait arus balik yang ke depan akan berlangsung, Menhub Dudy meminta seluruh stakeholder transportasi di semua moda untuk mempersiapkannya dengan baik. Dia menginstruksikan agar memetakan titik-titik rawan kepadatan dan memperkuat kesiapan pelayanan di simpul-simpul transportasi, seperti terminal, stasiun, pelabuhan, hingga bandara.
“Untuk angkutan umum, kami mendorong kesiapan cadangan armada dan penambahan petugas sesuai kebutuhan di lapangan. Adapun untuk angkutan jalan, kami bersama stakeholder terkait akan menerapkan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow atau one way secara situasional,” ucapnya.
Kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik, Dudy mengimbau untuk merencanakan perjalanan ke kota asal di luar prediksi waktu puncak jika memungkinkan.
"Selalu pantau informasi terkait arus lalu lintas dan cuaca melalui kanal resmi yang tersedia. Khusus bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi, selalu patuhi aturan lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan," tuturnya.
(NIA DEVIYANA)