sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata ‘Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah’

News editor Kurnia Nadya
01/08/2026 15:48 WIB
PNM Peduli menghadirkan langkah sederhana yang berdampak besar bagi SD Inpres Wae Moto sebagai wujud kasih sayang yang diterjemahkan dalam bentuk revitalisasi.
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata ‘Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah’. (Foto: PNM)
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata ‘Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah’. (Foto: PNM)

“Saya tetap semangat sekolah karena saya tahu orang tua saya bekerja keras supaya saya bisa menimba ilmu. Saya ingin belajar sungguh-sungguh agar bisa membanggakan mereka,” tutur Mariva. 

Di balik kalimat sederhana tersebut tersimpan kisah banyak anak di Wae Moto yang memahami bahwa setiap langkah menuju sekolah adalah buah dari perjuangan orang tua mereka. 

Kesadaran itulah yang menjadikan pendidikan bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk penghormatan kepada pengorbanan keluarga.

Melalui PNM Peduli, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) di bawah naungan Danantara menunjukkan kepedulian terhadap masa depan anak dengan merenovasi ruang belajar agar lebih aman dan nyaman, memperbaiki fasilitas sanitasi dan akses kebersihan sekolah, serta melengkapi sarana dan prasarana sesuai kebutuhan yang dihimpun bersama pihak sekolah. 

Upaya ini lahir dari keyakinan bahwa lingkungan belajar yang layak merupakan bagian penting dalam membentuk kualitas pendidikan. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement