sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kapal Tanker Minyak Iran Lintasi Perairan Indonesia, Ini Tanggapan Kemlu

News editor Wahyu Dwi Anggoro
05/05/2026 11:23 WIB
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) merespons laporan yang menyatakan bahwa dua kapal tanker minyak Iran baru-baru ini melintasi perairan Indonesia.
Kapal Tanker Minyak Iran Lintasi Perairan Indonesia, Ini Tanggapan Kemlu. (Foto: X/@TankerTrackers)
Kapal Tanker Minyak Iran Lintasi Perairan Indonesia, Ini Tanggapan Kemlu. (Foto: X/@TankerTrackers)

IDXChannel - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) merespons laporan yang menyatakan bahwa dua kapal tanker minyak Iran baru-baru ini melintasi perairan Indonesia.

"Indonesia telah mencatat laporan mengenai keberadaan kapal-kapal asing di perairan Indonesia," kata Juru Bicara I Kemlu Yvonne Mewengkang dalam pernyataannya pada Selasa (5/5/2026).

Aturan navigasi di perairan mana pun tunduk pada hukum internasional, terutama UNCLOS 1982, yang menghormati segala macam rezim lintas di masing-masing zona maritim.

"Pemerintah Indonesia tengah melakukan verifikasi lapangan serta terus lakukan koordinasi internal, dan memandang bahwa kapal-kapal tersebut melaksanakan hak lintasnya sesuai hukum internasional," kata Yvonne.

"Kami akan terus memantau situasi ini dan berkomunikasi melalui saluran diplomatik yang tepat," ujarnya.

Sebelumnya, perusahaan pemantau kapal, TankerTrackers, mengatakan bahwa dua tanker minyak mentah super besar (VLCC) Iran terdeteksi melintasi perairan Indonesia.

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X pada Senin, TankerTrackers mengatakan bahwa VLCC bernama DERYA terdeteksi melintasi Selat Lombok di Indonesia. Sehari sebelumnya, tanker bernama HUGE terlacak di perairan yang sama.

Menurut perusahaan tersebut, kedua kapal tersebut masing-masing mengangkut sekitar 1,9 juta barel minyak.

Kedua kapal tersebut dilaporkan berhasil menghindari Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) sebelum melintasi Selat Lombok menuju perairan Kepulauan Riau.

"24 jam sejak kapal tanker super pertama memasuki Selat Lombok di Indonesia dengan membawa minyak mentah Iran. Saat ini, kapal tanker kedua bernama DERYA sedang melakukan hal yang sama," kata TankerTrackers di X, dilansir dari AlJazeera.

(Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement