IDXChannel—Kementerian Kehutanan mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara nasional selama periode Januari-Juni 2026 mencapai 107.465,47 hektare.
Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan luas karhutla terbesar, yakni 28.680,47 hektare, disusul Riau 15.477,95 hektare, Nusa Tenggara Timur 10.538,30 hektare, Maluku 7.091,07 hektare, dan Papua Selatan 6.281,81 hektare.
Di Kalimantan Selatan, luas karhutla selama Januari-Juni 2026 tercatat mencapai 383,07 hektare yang terdiri atas 29,44 hektare lahan gambut dan 353,63 hektare lahan mineral. Selain itu, hasil pemantauan hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang hingga tinggi mendeteksi 177 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah.
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut Thomas Nifinluri mengatakan, guna mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran pada puncak musim kemarau 2026, Kemenhut menyiagakan 180 personel Manggala Agni di Kalsel di tiga daerah operasional.
Yakni Kabupaten Tanah Bumbu, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Tanah Laut. Personel tersebut menjalankan berbagai langkah pencegahan dan penanganan di lapangan.