IDXChannel - Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan menyebutkan, selama dua hari belakangan Senin (24/8/2026) sampai Selasa (25/8/2026) pukul 07.00 WIB, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mendominasi bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
"Kejadian karhutla pertama dilaporkan terjadi di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten pada Minggu (23/8/2026). Berdasarkan pendataan, peristiwa tersebut menghanguskan lahan seluas 6 hektare," ujarnya melalui keterangannya Selasa (25/8/2026).
Menurutnya, BPBD Kabupaten Pandeglang mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan. Hingga Senin (24/8/2026), api berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi dinyatakan aman. Peristiwa karhutla juga terjadi pada Senin (24/8/2026), tepatnya di Desa Balanggala, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah. Kebakaran tersebut berdampak pada lahan seluas sekitar 2 hektare.
"BPBD Kabupaten Tojo Una-Una langsung melakukan asesmen di lokasi. Pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas TRC BPBD, pemadam kebakaran (Damkar), Polsek Ampana Tete, Koramil, Camat Ampana Tete, dan Kepala Desa Balanggala. Api berhasil dipadamkan pada Senin (24/8)," tuturnya.
Dia menerangkan, pada hari yang sama, Senin (24/8/2026) pukul 11.32 WIB, kebakaran lahan terjadi di area Jalan Pantai Tambak, Dusun Garumedang, Desa Sukamandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kebakaran tersebut berdampak pada lahan seluas lebih dari 5,1 hektare. TRC Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Belitung Timur segera menuju lokasi dengan mengerahkan empat personel beserta alat pelindung diri, sarana dan prasarana pemadaman karhutla, serta kendaraan Unit Dalmas.