IDXChannel - Harga tembaga turun pada Selasa (25/8/2026), tertekan penguatan dolar AS dan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi global.
Tekanan tersebut mengimbangi kekhawatiran baru mengenai potensi kekurangan pasokan akibat meningkatnya permintaan penarikan stok tembaga dari gudang London Metal Exchange (LME).
Kontrak tembaga tiga bulan di LME turun 0,41 persen menjadi USD14.214 per metrik ton pada pukul 10.01 WIB.
Sementara itu, kontrak tembaga yang paling aktif diperdagangkan di Shanghai Futures Exchange (SHFE) naik tipis 0,17 persen menjadi 107.930 yuan.
Seperti komoditas logam industri lainnya, tembaga tertekan penguatan dolar AS, kekhawatiran terhadap suku bunga, serta sentimen ekonomi yang masih berhati-hati.