sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kecelakaan Laut Kembali Terjadi, Ahli Kebencanaan Ingatkan Keselamatan Pelayaran

News editor Binti Mufarida
14/09/2026 13:31 WIB
Anjuran ini disampaikan menyusul insiden kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 penumpang.
Kecelakaan Laut Kembali Terjadi, Ahli Kebencanaan Ingatkan Keselamatan Pelayaran. (Foto: Istimewa)
Kecelakaan Laut Kembali Terjadi, Ahli Kebencanaan Ingatkan Keselamatan Pelayaran. (Foto: Istimewa)

“Pembagian muatan (trim dan draft) harus dihitung dengan cermat agar kapal memiliki daya apung cadangan (reserve buoyancy) yang memadai saat menerjang gelombang ekstrem. Dokumen perencanaan pelayaran (passage plan) yang matang juga wajib memuat rute alternatif dan titik aman (safe haven) sebagai opsi darurat jika kondisi perairan memburuk secara drastis di pertengahan jalan,” ujar Daryono.

Sebagai langkah mitigasi terakhir yang tidak boleh terabaikan, kata Daryono, nakhoda harus memastikan kelaiklautan kapal (seaworthiness) secara menyeluruh sebelum menerbitkan izin bertolak. 

Seluruh perangkat navigasi dan komunikasi, seperti radar, ECDIS (Electronic Chart Display and Information System), AIS (Automatic Identification System), serta penerima peringatan navigasi dan cuaca (Navtex-Navigational Telex), wajib berfungsi optimal. 

“Sistem kemudi darurat (emergency steering gear), pompa bilga, serta seluruh peralatan keselamatan pelampung dan sekoci (life-saving appliances) harus siap digunakan sewaktu-waktu. Kepatuhan mutlak terhadap sains navigasi dan aturan baku pelayaran bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan benteng utama dalam melindungi nyawa manusia dan harta benda di laut,” pungkasnya. 

(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 3 4 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement