sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenhut Usut 46 Kasus Karhutla, Sebanyak 15 Libatkan Korporasi dan 31 Perorangan

News editor Achmad Al Fiqri
16/09/2026 13:39 WIB
Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) tengah mengusut 46 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kemenhut Usut 46 Kasus Karhutla, Sebanyak 15 Libatkan Korporasi dan 31 Perorangan (FOTO:Dok Ist)
Kemenhut Usut 46 Kasus Karhutla, Sebanyak 15 Libatkan Korporasi dan 31 Perorangan (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel  - Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) tengah mengusut 46 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari jumlah itu, sebanyak 15 kasus melibatkan korporasi dan 31 perorangan.

"Jadi secara singkat untuk penegakan hukum di Gakkum Kehutanan, sedang ada 46 kasus yang berproses: 15 korporasi dan 31 perorangan. Dengan status yang macam-macam, sudah ada 2 yang P21, sebagian masih penyidikan dan penyelidikan," kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026).

Di samping itu, dia menyampaikan, sudah ada 26 perusahaan/korporasi yang sudah dibekukan izin usahanya terkait karhutla.

"Pertama pembekuan izin usaha, kedua paksaan pemulihan lingkungan, mereka harus melakukan pemulihan lingkungan dengan paksaan hukum. Ketiga, apabila ada indikasi pidana terhadap korporasi tersebut, maka akan kita lanjutkan ke tindak pidana yang akan kita koordinasikan dengan pihak kepolisian," katanya.

Lebih lanjut, Rajul memohom pada masyarakat untuk turut berpartisipasi pencegahan karhutla. Apalagi, ia berkata, potensi karhutla masih berlangsung hingga Oktober atau awal November.

"Kalau teman-teman turun ke lapangan, bisa melihat bagaimana Manggala Agni Kehutanan Kemenhut, TNI-Polri, BNPB, BPBD berjuang memadamkan api, kita betul-betul kasihan. Tapi setiap kali sudah padam, masih ada orang yang mau main api untuk kembali membakar," kata dia.

"Dan ternyata mulai ada trennya itu. Trennya itu selalu naik kalau weekend, kalau akhir pekan. Hari Jumat, Sabtu, Minggu itu selalu naik. Jadi mohon diimbau kepada masyarakat perorangan, petani, maupun korporasi untuk tidak main api di masa El Nino yang sangat kuat ini. Kasihan, betul-betul kasihan melihat Manggala Agni, TNI-Polri di lapangan yang betul-betul berjibaku," tuturnya.


(kunthi fahmar sandy)

Advertisement
Advertisement