Andi menjelaskan, penggunaan tes PCR menjadi kunci utama dalam membedakan jenis virus yang menyerang pasien.
Kemenkes memastikan alat diagnostik yang tersedia saat ini cukup spesifik untuk mendeteksi berbagai jenis virus Hanta.
"Pemeriksaan PCR ini merupakan pemeriksaan yang kita butuhkan. Karena PCR ini jika memang positif, baik tipe HFRS maupun tipe HPS, itu kan harus diketahui strain-nya lebih lanjut melalui pemeriksaan tersebut," katanya.
Sejauh ini, data menunjukkan bahwa jenis virus Hanta yang terdeteksi di Indonesia adalah tipe HFRS, yang berbeda dengan kasus yang sempat menghebohkan di kapal pesiar yang berlayar dari Argentina menuju Spanyol.
"Sampai sejauh ini melalui pemeriksaan PCR, jenis daripada Hanta virus tersebut adalah tipe HFRS, beda dengan HPS yang terjadi di kapal pesiar Honduras tersebut," kata Andi.