Dari total 7 blok utama yang dibangun, saat ini satu blok yang posisinya berada di bagian depan dan berbatasan langsung dengan jalan, masih difungsikan sementara sebagai area penyimpanan material guna mendukung penyelesaian sisa pekerjaan.
Untuk menjamin kenyamanan dan kesehatan para penghuni selama masa tinggal sementara, kawasan huntara dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang memadai. Fasilitas tersebut meliputi toilet komunal, jaringan air bersih dan sanitasi, serta instalasi listrik dan pencahayaan yang memadai untuk menunjang aktivitas harian warga.
Dari sisi teknis konstruksi, Kementerian PU menerapkan sistem bangunan modular dengan struktur rangka baja ringan. Teknologi ini dipilih karena karakteristiknya yang kuat, proses pembangunan yang cepat, namun tetap memberikan kenyamanan bagi penghuni.
Lingkup pekerjaan yang dilakukan mencakup pembangunan fondasi, pemasangan rangka modular, dinding, dan atap baja ringan. Selain itu, pekerjaan juga mencakup aspek Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP) untuk memastikan seluruh utilitas bangunan berfungsi dengan baik.
Dengan tersedianya huntara ini, masyarakat diharapkan dapat menjalani masa pemulihan pascabencana dengan kondisi yang jauh lebih baik dibandingkan saat berada di tenda pengungsian yang memiliki keterbatasan ruang dan fasilitas.
(Rahmat Fiansyah)