Dia menambahkan, saat ini kondisi di Iran belum kondusif. Meski begitu, Kemlu melalui KBRI Tehran terus berupaya komunikasi dengan pihak Iran.
“Memang kondisinya secara umum memang masih belum kondusif di sana, tapi terus kita upayakan untuk melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak pemerintah Iran," tuturnya.
Sebelumnya, Iran menutup Selat Hormuz akibat konflik dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Hal itu membuat kapal Pertamina pengangkut minyak mentah terjebak di jalur vital perdagangan energi dunia tersebut. Pemerintah Indonesia kini melakukan langkah diplomasi untuk mengatasi situasi tersebut.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan terdapat dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang tertahan di kawasan Selat Hormuz.
Kedua kapal tersebut sedang membawa minyak mentah dari kawasan Timur Tengah menuju Indonesia. Kapal itu kini bersandar di lokasi yang dinilai lebih aman sambil menunggu perkembangan situasi.