Menurutnya, penurunan kasus tersebut merupakan hasil dari perbaikan berkelanjutan terhadap kualitas layanan dan pengawasan program. Sebab, pihaknya terus melakukan pembenahan di berbagai aspek pelaksanaan MBG, seiring dengan upaya mengejar target 82,9 juta penerima manfaat pada 2026.
Selain perluasan cakupan, kata Dadan, BGN juga menyiapkan sertifikasi dan akreditasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk meningkatkan standar layanan.
"Di tahun 2026 ini kita akan terus kejar target 82,9 juta, sambil terus memperbaiki diri untuk sekaligus melakukan sertifikasi akreditasi, sehingga kita akan bisa mengelompokkan SPPG berbasis kualitas layanan dan itu akan mempengaruhi terhadap berbagai hal, dan kami kejar target agar seluruhnya unggul sehingga makanan yang dihasilkan tidak hanya membuat anak menjadi tumbuh sehat, cerdas, kuat dan ceria tapi juga aman dikonsumsi," kata dia.
(Dhera Arizona)