sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Konektivitas TransJakarta 92 Persen, Warga Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi untuk Kurangi Macet

News editor Danandaya Arya Putra
20/01/2026 20:13 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut tingkat konektivitas Transjakarta telah mencapai 92 persen. Namun pemanfaatannya atau penumpang masih rendah.
Konektivitas TransJakarta 92 Persen, Warga Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi untuk Kurangi Macet
Konektivitas TransJakarta 92 Persen, Warga Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi untuk Kurangi Macet

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut tingkat konektivitas Transjakarta telah mencapai 92 persen. Namun pemanfaatannya atau penumpang masih rendah.

"Yang berikutnya 92 persen itu adalah Transjakarta secara keseluruhan konektivitas terhubungnya. Pemanfaatannya mungkin di bawah 25 persen ya, 23,4 persen," kata Pramono di Jakarta Pusat, Selasa (20/1/20226).

Dia menambahkan, jika tingkat pemanfaatan transportasi umum meningkat hingga 30 persen, dia menyakini hal tersebut bisa mengurangi kemacetan di Jakarta. 

"Kalau masyarakat kita sudah menggunakan katakanlah 30 persen secara terus-menerus secara signifikan itu pasti akan mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta," kata Pramono.

Maka dari itu, Pramono mengimbau agar masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum. Sebab TransJakarta saat ini juga telah terhubung dengan tranportasi umum seperti Jaklingko, MRT Jakarta dan LRT Jakarta.

"Nah saya ingin meningkatkan ini supaya orang itu secara terus-menerus memanfaatkan angkutan umum yang dimiliki oleh pemerintah Jakarta itu secara terus-menerus. Bukan kemudian masih menggunakan kendaraan pribadinya," kata dia.

Pramono menilai masih banyak warga yang belum sepenuhnya beralih ke transportasi umum karena tetap mengandalkan kendaraan pribadi.

Meski ada juga pengguna transportasi umum tapi tetap menggunakan kendaraan pribadi di awal perjalanannya. 

"Masih banyak yang kemudian berangkat ke kantor naik kendaraan pribadi atau menitipkan kendaraan pribadi di park and ride dan kemudian dia menggunakan transportasi umum kemudian dia kembali lagi ke transportasi pribadi," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement