Sebagai tindak lanjut, Menhaj akan menyampaikan rencana dan jadwal pemberangkatan jamaah haji per embarkasi, termasuk jadwal penerbangan dan jenis pesawat setiap kloter, kepastian jadwal pelunasan seluruh layanan haji, serta keterbukaan informasi terkait pelayanan akomodasi jamaah.
Selain itu, Menhaj memastikan transparansi data penempatan jamaah di Arafah dan Mina, jalur Muzdalifah, jadwal keberangkatan dan kepulangan jamaah, serta komposisi penempatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang bertugas di Makkah dan Madinah.
Dalam aspek kesehatan, Menhaj mempersiapkan tenaga kesehatan yang profesional, didukung sarana dan prasarana pelayanan kesehatan, termasuk kesiapan 40 klinik layanan kesehatan di Makkah dan Madinah, serta langkah mitigasi risiko untuk mengantisipasi kondisi darurat yang berpotensi mengganggu pelayanan jamaah haji.
(kunthi fahmar sandy)