Dia menuturkan, pihaknya bersama Kementerian Perhubungan akan berkomunikasi dengan pihak aplikator.
“Besok Senin, mungkin Selasa kali kita mau tindak lanjuti. Kita akan berbicara dengan pihak aplikator untuk menindaklanjuti apa yang memang menjadi arahan dari Bapak presiden," ujar dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mendengarkan aspirasi ojek online (ojol) yang meminta agar pihak aplikator untuk tidak memotong biaya ongkos 20 persen. Dalam aspirasinya, ojol meminta aplikator memotong 10 persen.
"Ojol kerja keras, ojol mempertaruhkan jiwanya setiap hari, ojol aplikator perusahaan minta disetor 20 persen. Gimana ojol setuju 20 persen? Bagaimana 15 persen? Berapa, 10?" ujar Prabowo dalam pidatonya di peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).