Agus menambahkan, pihaknya juga menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi kepadatan saat puncak arus balik yang diprediksi terjadi dua gelombang tersebut. Selain 24 Maret, puncak arus balik juga diprediksi terjadi pada 28-29 Maret 2026.
"Moga-moga dengan dua tahap ini nanti bisa terurai sehingga arus balik yang di tanggal 24 (Maret), nanti bisa kita kelola dengan baik. Pasti akan kami lakukan one-way nasional arus balik yang rencananya sesuai dengan arahan Bapak Kapolri," katanya.
(Rahmat Fiansyah)