Saat ini, kata dia, penyebab kerusakan masih dalam proses investigasi. "Penyebab kerusakan pada bagian hidung pesawat tersebut belum diketahui secara pasti dan kami masih mengumpulkan informasi komprehensif dari instansi terkait," kata dia.
Akibat kerusakan tersebut, pesawat GA 176 dinyatakan tidak layak terbang sementara untuk menjalani perbaikan. Hal ini berdampak langsung pada jadwal penerbangan lanjutannya, yakni GA 179 rute Pekanbaru-Jakarta, yang terpaksa dibatalkan (cancel).
Untuk meminimalisasi penumpukan penumpang, pihak maskapai dan otoritas bandara segera melakukan langkah kontingensi terhadap pesawat dengan nomor penerbangan GA 176 tersebut.
Seharusnya, pesawat dengan nomor penerbangan GA 179 tersebut kembali melanjutkan penerbangan dengan rute Pekanbaru-Cengkareng. Namun, dibatalkan.