IDXChannel - Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) keluar dari papan full call auction (FCA) mulai 26 Maret 2026.
Saham GIAA kembali ke papan pengembangan setelah berada di papan FCA sejak 2020 karena memiliki ekuitas negatif pada laporan keuangan terakhir.
Adapun pengumuman ini setelah kondisi keuangan perseroan menunjukkan perbaikan signifikan. Pada akhir 2025, Garuda Indonesia berhasil membukukan ekuitas positif sebesar USD91,9 juta, berbalik dari posisi negatif yang terjadi sejak 2020.
Perbaikan tersebut tidak lepas dari dukungan tambahan modal dari Danantara senilai Rp23,7 triliun atau sekitar USD1,4 miliar.
Pasca keluar dari papan FCA, saham Garuda melonjak 15,07 persen ke level Rp84 pada Kamis (26/3/2026). Dalam satu bulan terakhir, saham ini telah menguat sekitar 20 persen, sementara secara year-to-date (ytd) mencatat kenaikan 14,29 persen.