Di sektor Cipta Karya dan Prasarana Strategis, Kementerian PU juga telah melakukan pembersihan bagi sarana fasilitas umum yang terdampak seperti tempat ibadah, sarana kesehatan, sekolah dan lain-lain. Kementerian PU juga membangun fasilitas pelayanan publik berupa puskesmas darurat dan kawasan rumah hunian terpadu.
Puskesmas darurat dibangun secara modular dan dilengkapi fasilitas pelayanan kesehatan dasar hingga rawat inap, sehingga dapat segera difungsikan untuk melayani masyarakat terdampak. Sementara, kawasan hunian terpadu dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti ruang komunal dan area bermain untuk menunjang aktivitas sosial masyarakat.
Kasatgas Percepatan Penanganan Darurat, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, Kementerian PU telah siap memasuki tahapan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana dengan mengintegrasikan infrastruktur dasar di bidang konektivitas, sumber daya air, hingga sarana prasarana strategis.
Dia menyebut, Direktorat Jenderal Bina Marga menerapkan design and build, sementara Direktorat Jenderal SDA menerapkan desain cepat, dan Direktorat Jenderal Cipta Karya serta Prasarana Strategis menerapkan sesuai kebutuhan.
"Seluruh direktorat jenderal telah mengumpulkan data dalam 3 bulan terakhir dan kami akan mengintegrasikan kesiapan kami dalam mencapai build back better," kata Arie.
(Rahmat Fiansyah)