sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Dilanjutkan Hari Ini, Polri Terjunkan Anjing Pelacak

News editor Riyan Rizki Roshali
25/01/2026 07:26 WIB
Kondisi tersebut menjadi kendala utama bagi tim gabungan dalam melanjutkan pencarian korban.
Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Dilanjutkan Hari Ini, Polri Terjunkan Anjing Pelacak
Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Dilanjutkan Hari Ini, Polri Terjunkan Anjing Pelacak

IDXChannel - Pencarian korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dilanjutkan hari ini, Minggu (25/1/2026).

Pencarian pada Sabtu (24/1/2026) dihentikan lantaran kondisi tanah yang dinilai masih berbahaya dan berpotensi terjadi longsor susulan.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Setiawan mengatakan, berdasarkan hasil asesmen tim di lapangan hingga Sabtu sore, kondisi tanah di lokasi longsor masih sangat labil.

“Insyaallah pagi ini akan kita lakukan kembali, karena hasil asesmen kita sampai sore kemarin masih dikhawatirkan ada longsor susulan. Dan hasil asesmennya, tanahnya itu berlumpur air, kedalaman sekitar 5 meter. Cukup berbahaya,” kata Rudy.

Dia melanjutkan, kondisi tersebut menjadi kendala utama bagi tim gabungan dalam melanjutkan pencarian korban.

Terkait pelibatan anjing pelacak atau K-9, Rudy memastikan unit tersebut telah disiagakan di lokasi dan akan diturunkan saat pencarian kembali dilanjutkan.

“Insyaallah sudah ada di sini, kita turunkan” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menuturkan, hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya longsor di Kecamatan Cisarua, tepatnya Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah. 

Material longsoran menimbun permukiman warga dan menyebabkan korban jiwa serta warga terdampak.

"Selain korban meninggal dunia, 23 jiwa dilaporkan selamat. Bencana ini berdampak terhadap sekitar 34 kepala keluarga atau 113 jiwa, sementara jumlah rumah terdampak masih dalam pendataan petugas di lapangan," kata Aam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat telah melakukan kaji cepat dan asesmen awal di lokasi kejadian serta melaksanakan upaya penanganan darurat dan pencarian korban.

Kabupaten Bandung Barat saat ini berada dalam Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrem dan Tanah Longsor berdasarkan Keputusan Bupati Bandung Barat Nomor 100.3.3.2/Kep.359-BPBD/2025 yang berlaku sejak 1 Oktober 2025 hingga 30 April 2026. 

Pemprov Jawa Barat juga menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025 yang berlaku mulai 15 September 2025 hingga 30 April 2026.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement