“Perusahaan minyak dan gas Rusia harus mempertimbangkan untuk menggunakan pendapatan tambahan dari kenaikan harga hidrokarbon global untuk mengurangi beban utang mereka dan melunasi utang mereka kepada bank-bank domestik. Ini akan menjadi keputusan yang bijaksana,” katanya, dilansir dari The Telegraph pada Jumat (27/3/2026).
Kekacauan pasar energi global yang dipicu oleh blokade Iran terhadap Selat Hormuz menjadi semakin menguntungkan bagi Putin karena keputusan Trump untuk sementara waktu mencabut sanksi terhadap minyak Rusia.
Pencabutan tersebut berarti bahwa Putin sekarang dapat menjual minyaknya dengan harga pasar terbuka karena risiko sanksi telah hilang. (Wahyu Dwi Anggoro)