Sebelumnya AirNav Indonesia juga mengeluarkan pernyataan resmi melalui penerbitan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM) A3387/26 (NOTAMR A3373/26). Disebutkan bahwa Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih berstatus closed akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Penutupan berlaku mulai pukul 17.33 WIB, dengan estimasi dibuka kembali pada pukul 23.59 WIB, 7 September 2026.
EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro menjelaskan, penyesuaian periode penutupan tersebut merupakan langkah mitigasi untuk mendukung keselamatan penerbangan dengan mempertimbangkan kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
"AirNav Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Informasi aeronautika akan terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi aktual dan informasi keselamatan penerbangan," kata Hermana dalam keterangan tertulis.
Dia melanjutkan, AirNav Indonesia terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu.
(Nur Ichsan Yuniarto)