Namun, peningkatan alokasi tersebut juga diikuti oleh tantangan dalam pelaksanaannya. Pemerintah mencatat terdapat sejumlah kendala dalam pengerjaan program, antara lain kondisi geografis, akses transportasi, distribusi bahan bangunan, serta keterbatasan tenaga kerja terampil.
Di Sulawesi Utara, misalnya, kelangkaan BBM solar selama sekitar tiga bulan turut menghambat distribusi material.
Selain Bedah Rumah, Kementerian PKP turut mengevaluasi penyaluran rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Kredit Program Perumahan (KPP), serta mendorong peningkatan peran bank pembangunan daerah sebagai penyalur KPP.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha yang bergerak di sektor perumahan.
Selain pembiayaan dan bantuan perumahan, evaluasi juga mencakup pembangunan rumah susun, penanganan kawasan kumuh, dan pembangunan sanitasi.