Selain menggerakkan produksi masyarakat, Labib berharap KDKMP dapat berfungsi sebagai instrumen distribusi yang lebih sederhana dan pendek. Hal itu terutama untuk memastikan masyarakat memperoleh barang-barang bersubsidi dengan harga yang sesuai dengan kebijakan pemerintah.
"Harapan besar terhadap KDKMP itu dua. Satu, aspek kesehatan masyarakat itu bisa mendapatkan rantai pasok, terutama produk-produk subsidi, dengan harga yang sesuai. Tetapi yang kedua, KDKMP itu didirikan untuk menjadi daya ungkit bagi pemilik usaha-usaha masyarakat di bawah," lanjut dia.
Lebih juga, Labib juga menilai KDKMP dapat berperan sebagai stabilisator harga dalam rangka menjaga inflasi. Namun, fungsi tersebut menurutnya harus berjalan beriringan dengan peran KDKMP dalam mengembangkan ekonomi masyarakat desa.
"Kami berharap ini menjadi dua instrumen: instrumen untuk menjadikan masyarakat mendapatkan barang-barang subsidi secara lebih murah, juga menjadi stabilisator harga untuk menjaga inflasi. Tapi di sisi lain, KDKMP menjadi daya ungkit bagi tumbuhnya ekonomi di pedesaan," tutur Labib.
(Nadya Kurnia)