sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perluas Akses Pasar ke Asia Selatan, Kemendag Dorong Kelanjutan Perundingan Indonesia–Sri Lanka

News editor Kurnia Nadya
17/09/2026 11:16 WIB
Dorongan tersebut disampaikan Budi setelah bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja/Wakil Menteri Keuangan dan Perencanaan Sri Lanka, Anil Jayantha Fernando.
Perluas Akses Pasar ke Asia Selatan, Kemendag Dorong Kelanjutan Perundingan Indonesia–Sri Lanka. (Foto: Kmendag)
Perluas Akses Pasar ke Asia Selatan, Kemendag Dorong Kelanjutan Perundingan Indonesia–Sri Lanka. (Foto: Kmendag)

Selain membahas kelanjutan ISL-PTA, Anil turut menyampaikan rencana Sri Lanka mengirimkan delegasi untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang akan digelar pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang. 

Dalam rangkaian TEI, Sri Lanka juga berencana menggelar forum investasi dan mengharapkan pelaku usaha Indonesia, Kementerian Perdagangan, serta peserta TEI dapat berpartisipasi.

Sri Lanka juga menyampaikan ketertarikannya terhadap produk pupuk Indonesia untuk memenuhi kebutuhan domestik. Menanggapi hal tersebut, Budi mendorong delegasi Sri Lanka memanfaatkan momentum TEI untuk bertemu dengan pelaku industri pupuk Indonesia dan menjajaki peluang kerja sama. 

"Kami berharap pertemuan tersebut nantinya dapat membuka peluang kerja sama yang lebih konkret di sektor pupuk," kata Budi.

Nilai dan Komoditas Perdagangan Indonesia-Sri Lanka

Total perdagangan Indonesia dan Sri Lanka pada Januari–Juli 2026 tercatat USD266 juta, terdiri atas ekspor USD244 juta dan impor USD22 juta. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement