Dia memaparkan, Polri juga membantu melakukan evakuasi, persiapan pengungsian, hingga membangun jembatan bailey. Lalu, membangun MCK, penyiapan mobil toilet, hingga mobil tanki air bersih, lalu jet pump simur bor.
Guna memenuhi kebutuhan air bersih, saat ini berencana membangun 338 fasilitas sumur bor di wilayah Provinsi Aceh, 209 di Kabupaten Tamiang, 129 unit lain tersebar di kabupaten dan kota terdampak lain.
"Saat ini sudah aktif 16 titik sumur dan akan terus berprogresnya, termasuk pembangunan MCK 4 unit fasilitas MCK di wilayah Sumatera dan 15 unit MCK di wilayah Aceh Tamiang," kata Kapolri.
Kapolri menambahkan, untuk mengantisipasi adanya 3 siklon yang mungkin dihadapi ke depan, Polri juga menyiagakan tim Satgas Bencana di tiap Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Sehingga, saat terjadi hal tak diinginkan, semuanya dalam kondisi siap dan segera bisa melakukan langkah-langkah penanganan cepat.
(Dhera Arizona)