Menurutnya, keberagaman profil bisnis perusahaan turut menuntut pendekatan GRC yang mampu menyesuaikan diri dengan karakteristik masing-masing lini usaha.
Nina turut memperkenalkan profil Pos Properti sebagai anak usaha PT Pos Indonesia (Persero) yang berdiri sejak 31 Desember 2013. Ia menjelaskan bahwa selama hampir 13 tahun beroperasi, peran perusahaan terus berkembang, dari semula berfokus pada pengelola properti menjadi mitra strategis dalam pengembangan properti dan penciptaan nilai dari kawasan yang dikelola Pos Properti.
Transformasi ini dilakukan dengan mengintegrasikan pengelolaan kawasan, pengembangan properti, dan berbagai solusi inovatif, sehingga kawasan yang dikelola Pos Properti tidak hanya terjaga dengan baik, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan induk maupun Perusahaan-perusahaan dalam grup.
Komitmen tersebut tercermin dari berbagai fasilitas dan properti yang ditampilkan dalam materi presentasi, mulai dari gedung perkantoran, ruang komersial, fasilitas layanan, hingga kawasan properti yang mendukung aktivitas bisnis dan pelayanan publik.
Nina menambahkan, seiring meningkatnya kompleksitas bisnis dan pengelolaan kawasan, penerapan GRC menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan perusahaan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.