Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Reni Yanita, menekankan pentingnya inovasi dan kepatuhan terhadap standar keamanan bagi pelaku IKM. Menurutnya, kemampuan membaca kebutuhan pasar menjadi kunci agar produk lokal mampu bersaing.
“IKM kosmetik juga harus peka dan paham tentang berbagai standar keamanan dalam menghadirkan produk kosmetik yang berkualitas,” ucapnya.
Secara nilai ekonomi, pasar kosmetik Indonesia pada 2025 diperkirakan mencapai USD9,74 miliar (Rp169 triliun), dengan proyeksi pertumbuhan tahunan sekitar 4,3 persen. Sementara itu, kinerja ekspor juga menunjukkan tren positif, meningkat dari USD416.800 pada 2024 menjadi USD473.800 pada 2025.
(Eugina Siregar)