Ke depan, Dudung mengatakan pihaknya akan berfokus pada perbaikan tata kelola dan manajemen sistemik agar tidak ada celah korupsi yang dapat menurunkan kualitas asupan gizi untuk anak-anak sekolah. Dia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap ekosistem pendukung, mulai dari pengelola yayasan hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dudung juga memastikan akan terus mengawal jalannya program ini secara objektif dan tanpa kompromi demi mewujudkan visi jangka panjang pemenuhan gizi nasional.
“Kalau saya lebih banyak melihat itu adalah bagaimana manajemennya sebetulnya yang harus diperbaiki. Artinya tidak hanya sekedar makan saja, tetapi manajemen ini memang harus kita atur sehingga tidak ada celah-celah penyimpangan-penyimpangan, yang pastinya akan menurunkan kualitas. Ini yang akan kita kawal terus, pokoknya saya akan cek di lapangan, akan saya temukan dan saya sampaikan ke wartawan, itu aja. Saya enggak ada beban kok,” tegasnya.
(Febrina Ratna Iskana)