"Kita mendukung Pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, kita harus pastikan dalam Indonesia Emas ini masyarakat harus sehat. Jadi Mayapada Pun harus memainkan peran untuk memastikan masyarakat sehat," kata Komisaris Utama PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) Jonathan Tahir.
Jonathan optimistis kehadiran rumah sakit baru ini akan mampu menyaingi standar rumah sakit di luar negeri yang selama ini menjadi rujukan sebagian masyarakat Indonesia untuk mencari alternatif pengobatan. Sebab, teknologi yang digunakan MHJT serta kualitas SDM yang ada mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
"Kami dari Mayapada bukan hanya mendukung dengan teknologi dan sistem yang terbaik, tapi kami pun juga membawa SDM terbaik. Kami harap bisa membawa pelayanan yang terbaik, bisa menyaingi rumah sakit-rumah sakit di luar negeri, memastikan bahwa semua kebutuhan medis atau semua kebutuhan kesehatan daripada masyarakat Indonesia bisa terpenuhi di Mayapada," ujar dia.
Pada kesempatan yang sama, Direktur sekaligus Chief Medical Officer (CMO) Mayapada Healthcare Dini Handayani menambahkan, layanan yang disediakan oleh Mayapada Healthcare selalu mengacu pada standar internasional lewat Akreditasi Joint Commission International (JCI). Saat ini, Mayapada tengah mengajukan beberapa akreditasi internasional untuk Center of Excellence seperti ortopedi dan juga dialysis atau cuci darah.
"Jadi nanti setiap standar dari layanan itu akan menjadi standar internasional yang juga digunakan oleh seluruh unit Mayapada Group. Mudah-mudahan dengan adanya standar itu, masyarakat bisa melihat bahwa di Indonesia ini sudah setara dengan apa yang dilakukan oleh luar negeri," kata Dini.
"Kami juga meng-upgrade SDM kami, jadi tidak hanya alat dan juga standarisasi, kami juga meng-upgrade dokter-dokter kami, baik dokter spesialis, dokter umum, kemudian juga perawat, yang paling penting tentunya di dalam sebuah layanan ekosistem rumah sakit untuk menjadi standar internasional," kata dia.
(Dhera Arizona)