Termasuk melibatkan PT KAI, yang operasionalnya juga terdampak jika curah hujan di Jawa sedang tinggi sehingga menghambat pelayanan publik.
"Karena sesuai dengan laporan Dirut PT KAI, ada dalam waktu satu minggu terakhir ini ada 16 titik, yang sekarang bertambah menjadi 17, satu titik yang selama ini belum pernah terjadi itu kemudian juga muncul genangan di jalur rel kereta api yang kemudian itu juga mengganggu perjalanan dan tentunya mengganggu pelayanan kereta api kepada masyarakat,” katanya.
Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo telah meminta Bappenas, Kemenko Infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Kehutanan, Kementerian Pertanian, Kemendagri bekerja sama secara cepat untuk menangani persoalan banjir Jawa ini.
“Jadi, perhatian Bapak Presiden untuk bagaimana kita bisa menyelesaikan itu dari hulu ke hilir, termasuk dengan tim otorita pengelolaan pantai utara Jawa atau yang selama ini lebih dikenal dengan yang sedang mempersiapkan untuk proyek Giant Sea Wall,” katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)