sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Presiden Prabowo Telepon Pangeran MBS, Minta Aksi Militer di Timur Tengah Dihentikan

News editor Binti Mufarida
12/03/2026 09:58 WIB
Kedua pemimpin negara tersebut meninjau secara mendalam perkembangan situasi di kawasan
Presiden Prabowo Telepon Pangeran MBS, Minta Aksi Militer di Timur Tengah Dihentikan
Presiden Prabowo Telepon Pangeran MBS, Minta Aksi Militer di Timur Tengah Dihentikan

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri (PM) Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS). Percakapan tersebut fokus membahas eskalasi militer di Timur Tengah yang kian memanas akibat konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Berdasarkan keterangan resmi dari akun X Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, kedua pemimpin negara tersebut meninjau secara mendalam perkembangan situasi di kawasan. Pangeran MBS dan Presiden Prabowo menyoroti dampak serius dari ketegangan militer ini terhadap keamanan serta stabilitas, baik di tingkat regional maupun internasional.

"Yang Mulia (Pangeran MBS) meninjau melalui telepon dengan Presiden Indonesia perkembangan eskalasi militer di kawasan dan dampaknya yang serius terhadap keamanan dan stabilitas regional dan internasional," tulis keterangan akun X Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, seperti dilihat, Kamis (12/3/2026).

Dalam pembicaraan tersebut, Presiden Prabowo secara tegas menyerukan agar aksi militer di Timur Tengah segera dihentikan. Dia memberikan peringatan keras mengenai risiko jangka panjang bahwa ketegangan saat ini akan merusak stabilitas keamanan kawasan, dan akhirnya berdampak pada tatanan global.

"Presiden Indonesia menekankan perlunya penghentian segera aksi militer di kawasan tersebut, dan memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan merusak keamanan dan stabilitas kawasan," tulis Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo siap untuk berperan sebagai mediator guna menurunkan eskalasi di wilayah tersebut turut disampaikan dalam percakapan tersebut. 

“Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut,” kata Menlu Sugiono beberapa waktu lalu.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement