Ia menyoroti bahwa kasus korupsi yang terjadi berulang kali, baik di Kalimantan maupun di pusat, menunjukkan adanya celah sistemik yang harus segera ditutup.
"Ke depan teman-teman memperbaiki image bea cukai dan pajak. Yang pajak kan kena di Kalimantan, Bea Cukai di sini, ini terjadi berkali kali dan kalau kita enggak hati-hati akan terjadi terus. Kalau di masa lalu kan pimpinan sebelumnya enggak ada yang kena kan," ucapnya.
Dalam arahannya, Menkeu menegaskan prinsip tanggung jawab berjenjang. Ia tidak akan menerima alasan atasan yang mengaku tidak tahu menahu soal tindakan korupsi bawahannya. Menurutnya, kegagalan pengawasan di tingkat bawah akan berdampak langsung pada kredibilitas pimpinan tertinggi.
"Enggak bisa lagi kita bilang oh itu di bawah saya terlalu jauh, Anda harus mengawasi itu. Karena pada akhirnya kalau begini terus, dirjen-dirjen dan saya juga kena, enggak bisa lari. Tapi sekarang kita coba perbaiki secepatnya," kata Purbaya.
(Febrina Ratna Iskana)