IDXChannel - Raksasa migas Amerika Serikat (AS) ExxonMobil mengisyaratkan keengganannya unyuk kembali berinvestasi di Venezuela dalam waktu dekat.
Dilansir dari Oilprice pada Senin (12/1/2026), CEO Exxon Darren Woods mengatakan bahwa Venezuela harus menjalankan reformasi pemerintahan dan ekonomi besar-besaran terlebih dahulu.
Hal itu disampaikannya dalam pertemuan antara sejumlah perusahaan migas AS dan Presiden Donald Trump pekan lalu. Washington mendorong investasi AS di negara itu setelah menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro awal tahun ini.
"Venezuela saat ini tidak layak investasi," kata Woods.
Woods menyebut sejumlah faktor, termasuk perlindungan hukum yang lemah, undang-undang hidrokarbon yang membatasi, dan sejarah penyitaan aset.
Woods menekankan bahwa Exxon beroperasi dengan cakupan investasi multi-dekade dan tidak dapat menginvestasikan modal tanpa kerangka hukum dan komersial yang kuat.