"Saya sengaja datang ke Blangkejeren untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Dari situ saya baru benar-benar menyadari bahwa persoalan utamanya berada di wilayah hulu, sehingga perlu dilakukan perbaikan-perbaikan khusus, salah satunya pembangunan cekdam dan sabo dam," tutur Menteri Dody.
Penanganan ruas Jalan Blangkejeren–Batas Kabupaten Gayo Lues/Aceh Tenggara telah dilaksanakan Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh dengan mengerahkan alat berat berupa excavator dan wheel loader untuk mempercepat pembersihan material longsor.
Secara bertahap, sebagian besar ruas strategis di lintas tengah Aceh kini telah kembali terhubung, baik secara permanen maupun melalui penanganan darurat seperti pemasangan Jembatan Bailey dan pengalihan ke jalur alternatif. Pembukaan akses ini menjadi langkah penting agar aktivitas masyarakat dan distribusi bantuan dapat kembali berjalan.
Adapun ruas-ruas jalan nasional di wilayah Aceh bagian tengah yang telah terhubung antara lain ruas Kota Bireuen–Batas Bireuen/Bener Meriah, Batas Aceh Tengah/Nagan Raya–Lhok Seumot–Jeuram, Genting Gerbang–Celala–Batas Aceh Tengah/Nagan Raya, Batas Aceh Tengah/Gayo Lues–Blangkejeren, dan Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane hingga Batas Provinsi Sumatera Utara.
(Febrina Ratna Iskana)