IDXChannel - Rusia menyatakan aksi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela tidak bisa dibenarkan.
"Hari ini, Amerika Serikat melakukan tindakan agresi bersenjata terhadap Venezuela. Ini sangat mengkhawatirkan dan patut dikutuk," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, dilansir dari AFP pada Sabtu.
"Permusuhan ideologis telah mengalahkan pragmatisme," katanya.
AS melancarkan serangan udara ke ibu kota Caracas dan wilayah Venezuela lainnya pada Sabtu subuh waktu setempat. Presiden AS Donald Trump mengumumkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
"Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya," kata Trump di platform media sosial Truth Social miliknya.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut Maduro akan diadili di Negeri Paman Sam tersebut. Pengadilan AS mendakwa Maduro atas pelanggaran terorisme dan narkotika pada 2020.