"Apakah ini dampak pengaruh dari medan magnet, medan listrik terhadap kendaraan mobil taksi online. Ini masih didalami Puslabfor, begitu KNKT secara paralel, Tim ini masih bekerja untuk mendalami," kata dia.
Tak hanya dari sisi taksi online, kata dia, polisi juga mendalami dari pihak KAI, khususnya kaitannya operasional perkeretaapian di hari saat peristiwa kecelakaan itu terjadi.
Mulai dari awal kejadian terjadinya kecelakaan KRL dengan taksi online di pintu perlintasan sebidang hingga kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.
"Apakah terkait early warning system ataupun voice logger ataupun informasi yang disampaikan dari pengawas menara ke KA Argo Bromo sudah mendapat informasi belum apabila ada di depan kereta api yang sedang mengalami kecelakaan dan berhenti? Ada dua kereta api, 1 mengalami kecelakaan dan 1 berhenti, ini masih pendalaman," katanya.
"Begitu tentang pengatur perjalanan kereta api, ini masih didalami tentang sinyal hijau. Saksi memberikan sinyal hijau kepada AK Argo Bromo Anggrek nomor 4B yang melintas di wilayah Tambun, nah ini masih dilakukan pendalaman oleh Puslabfor, penyidik, serta KNKT," kata Budi.
(Nur Ichsan Yuniarto)