"Tidak benar ada surat presiden soal penggantian Kapolri," kata Habiburokhman kepada wartawan.
"Kami mengimbau baiknya masyarakat jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak ada dasarnya," katanya.
Sementara Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni juga membantah pihaknya telah menerima Surpres pergantian Kapolri.
Sahroni mengaku juga mendengar isu Surpres tersebut telah dikirim pemerintah dan diterima DPR. Namun, dia memastikan hingga saat ini DPR belum menerima Surpres tersebut.
"Kalau isu dikirim kan kita udah tahu. Kalau kalian tanya pasti gua jawab. Masalahnya belum ada," kata Sahroni.
(Nur Ichsan Yuniarto)