Ia menambahkan bahwa Korea Selatan juga akan mencari sumber energi di luar pasokan yang dikirim melalui Selat Hormuz.
Lee mengatakan program stabilisasi pasar senilai 100 triliun won bisa diperluas jika diperlukan, dan menyerukan kepada pemerintah dan bank sentral untuk mempersiapkan langkah-langkah tambahan untuk menanggapi volatilitas pasar keuangan dan valuta asing.
Saham Korsel anjlok 8 persen pada Senin dan memicu penghentian perdagangan sementara (circuit breaker) untuk kedua kalinya bulan ini karena meningkatnya konflik di Timur Tengah, sementara won Korea Selatan turun lebih dari 1 persen dan diperdagangkan di dekat level psikologis penting 1.500 won per dolar AS.
Setelah komentar Lee, won memangkas kerugiannya dan diperdagangkan pada 1.493,5 won per dolar AS, naik dari level terendah sesi sebesar 1.499,2 won. (Wahyu Dwi Anggoro)