IDXChannel - Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) mengeluarkan dispensasi yang memungkinkan India untuk membeli minyak Rusia.
“Untuk menjaga aliran minyak ke pasar global, Departemen Keuangan mengeluarkan dispensasi sementara selama 30 hari untuk memungkinkan kilang minyak India membeli minyak Rusia,” kata Menteri Keuangan Scott Bessent di media sosial, dilansir dari The Guardian pada Jumat (6/3/2026).
"Langkah sementara ini akan mengurangi tekanan yang disebabkan oleh upaya Iran untuk menyandera sektor energi global,” kata Bessent.
Pengumuman Bessent datang setelah berbulan-bulan Washington menekan New Delhi untuk menghindari pembelian minyak mentah Rusia. Tujuannya ialah untuk mengurangi aliran uang ke perang Moskow di Ukraina.
“Langkah jangka pendek ini tidak akan memberikan keuntungan finansial yang signifikan bagi pemerintah Rusia karena hanya mengizinkan transaksi yang melibatkan minyak yang sudah tertahan di laut,” ujar Bessent.
India rentan terhadap guncangan pasokan energi, dengan stok minyak mentah hanya mencukupi sekitar 25 hari permintaan. India mendapatkan sekitar 40 persen impor minyaknya dari Timur Tengah melalui Selat Hormuz.
India adalah pembeli utama minyak mentah Rusia yang diangkut melalui laut setelah invasi Moskow ke Ukraina pada 2022, tetapi pada bulan Januari, kilang-kilang minyaknya mulai mengurangi pembelian di bawah tekanan dari Washington.
Pengurangan pembelian minyak Rusia membantu New Delhi menghindari tarif 25 persen dan mencapai kesepakatan perdagangan sementara dengan AS. (IDXChannel)