sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Trump Bertemu Petinggi Perusahaan Minyak AS, Amankan Investasi USD100 Miliar di Venezuela

News editor Febrina Ratna Iskana
22/01/2026 23:30 WIB
Trump mengadakan pertemuan dengan para eksekutif perusahaan minyak di Gedung Putih dengan harapan dapat mengamankan investasi di Venezuela.
Trump Bertemu Petinggi Perusahaan Minyak AS, Amankan Investasi USD100 Miliar di Venezuela. (Foto: iNews Media Group)
Trump Bertemu Petinggi Perusahaan Minyak AS, Amankan Investasi USD100 Miliar di Venezuela. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Presiden Donald Trump bertemu dengan para eksekutif perusahaan minyak di Gedung Putih pada Jumat (9/1/2026) dengan harapan dapat mengamankan investasi sebesar USD100 miliar. Investasi tersebut bakal digunakan untuk memanfaatkan sepenuhnya cadangan minyak yang melimpah di Venezuela.

Sejak serangan militer AS untuk menangkap mantan pemimpin Venezuela Nicolás Maduro pada pekan lalu, Trump dengan cepat beralih untuk menggambarkan langkah tersebut sebagai peluang ekonomi baru bagi AS, dengan menyita tiga kapal tanker yang membawa minyak Venezuela, dan mengatakan bahwa AS mengambil alih penjualan 30 juta hingga 50 juta barel minyak Venezuela yang sebelumnya dikenai sanksi dan akan mengendalikan penjualan di seluruh dunia tanpa batas waktu.

Ini juga merupakan bagian dari upaya Trump yang lebih luas untuk menjaga harga BBM tetap rendah. Di saat banyak warga Amerika khawatir tentang keterjangkauan harga, intervensi di Venezuela menggabungkan penggunaan kekuasaan Trump dengan tontonan visual yang dimaksudkan untuk meyakinkan warga Amerika bahwa ia dapat menurunkan harga energi.

Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.30 EST tersebut bakal diadakan secara tertutup, menurut jadwal harian presiden. “Setidaknya USD100 miliar akan diinvestasikan oleh perusahaan minyak besar, yang semuanya akan saya temui hari ini di Gedung Putih,” kata Trump pada Jumat dalam unggahan media sosialnya.

Trump dijadwalkan bertemu dengan para eksekutif dari 17 perusahaan minyak, menurut Gedung Putih. Di antara perusahaan yang hadir yaitu Chevron, yang masih beroperasi di Venezuela, dan ExxonMobil serta ConocoPhillips, yang keduanya memiliki proyek minyak di negara tersebut yang hilang sebagai bagian dari nasionalisasi bisnis swasta pada 2007 di bawah pendahulu Maduro, Hugo Chávez.

Selain itu, Trump rencananya bertemu dengan berbagai perusahaan domestik dan internasional yang memiliki kepentingan mulai dari konstruksi hingga pasar komoditas. Perusahaan lain yang dijadwalkan hadir dalam pertemuan tersebut termasuk Halliburton, Valero, Marathon, Shell, Trafigura yang berbasis di Singapura, Eni yang berbasis di Italia, dan Repsol yang berbasis di Spanyol.

Perusahaan minyak besar AS sejauh ini sebagian besar menahan diri untuk mengonfirmasi investasi di Venezuela karena kontrak dan jaminan perlu disiapkan. Trump telah menyarankan di media sosial bahwa Amerika akan membantu menjamin investasi apa pun.

Produksi minyak Venezuela telah merosot di bawah satu juta barel per hari. Sebagian dari tantangan Trump untuk membalikkan keadaan tersebut adalah meyakinkan perusahaan minyak bahwa pemerintahannya memiliki hubungan yang stabil dengan Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, serta perlindungan bagi perusahaan yang memasuki pasar.

Menurut Gedung Putih, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Energi Chris Wright, dan Menteri Dalam Negeri Doug Burgum dijadwalkan hadir dalam pertemuan para eksekutif minyak tersebut.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement