Pengiriman ini, yang mengurangi pasukan AS yang berada di wilayah Indo-Pasifik, terjadi ketika Iran meningkatkan serangannya di Selat Hormuz, jalur air sempit yang biasanya dilalui sekitar 20 persen minyak mentah dunia.
Pemindahan aset militer AS dari Indo-Pasifik ke Teluk Persia telah menimbulkan kekhawatiran keamanan nasional di antara sekutu AS di kawasan tersebut.
Washington Post dan media Korea Selatan (Korsel) melaporkan awal pekan ini bahwa militer AS juga akan memindahkan sebagian sistem pertahanan rudal dari Negeri Ginseng itu ke Timur Tengah. (Wahyu Dwi Anggoro)