Negara-negara mengincar minyak Rusia karena pasokan dari Teluk Persia terhenti akibat lumpuhnya jalur pelayaran di Selat Hormuz. Moskow menyatakan bahwa Rusia adalah penyuplai energi yang dapat diandalkan.
"Setiap dolar yang dibayarkan untuk minyak Rusia akan digunakan untuk perang. Lebih dari 110 kapal tanker dari armada bayangan Moskow saat ini berada di laut. Di dalamnya, ada lebih dari 12 juta ton minyak Rusia yang kini dapat dijual tanpa konsekuensi. Itu setara dengan USD10 miliar," kata Zelensky.
"Itulah mengapa penting agar kapal tanker Rusia dihentikan dan tidak dibiarkan untuk mengirimkan minyak. Ekspor minyak pihak agresor harus dikurangi," ujarnya. (Wahyu Dwi Anggoro)