Dahnil mengungkap bahwa bisa saja keputusan yang sama akan diberlakukan Arab Saudi untuk tidak menerbitkan visa haji Furoda pada tahun-tahun berikutnya. Pemerintah Indonesia, kata dia, akan mendukung sepenuhnya jika langkah itu diambil.
“Kementerian Haji itu mendukung penuh tidak adanya Haji Furoda. Kenapa? Karena ada potensi moral hazard, ada potensi penipuan dan segala macam yang yang terjadi dalam konteks keberadaan Haji Furoda,” pungkasnya.
(Nadya Kurnia)