"Barantin bersama Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, dan instansi terkait lainnya memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus virus Nipah di Indonesia," kata dia.
Namun demikian, potensi risiko tetap perlu diantisipasi secara serius, mengingat tingginya mobilitas manusia, perdagangan hewan, serta lalu lintas produk hewan lintas negara dan antar wilayah. Menurutnya, Barantin terus memperkuat kesiapsiagaan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, laboratorium, serta sistem pemantauan penyakit hewan.
(kunthi fahmar sandy)