Bahkan, kata Dudung, Indonesia bersama sembilan negara lainnya yaitu Turki, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Yordania, Libya, Maladewa, Pakistan, dan mengutuk keras serangan Israel ke GSF.
"Perwakilan Republik Indonesia terkait, senantiasa dalam posisi siaga untuk segera menindaklanjuti notifikasi dari otoritas setempat," katanya.
Dudung memastikan bahwa pemerintah khususnya Kementerian Luar Negeri melalui perwakilan Indonesia di luar negeri akan terus memantau perkembangan situasi, melakukan verifikasi posisi dan kondisi para warga negara Indonesia serta menyiapkan langkah perlindungan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Pemerintah Indonesia mendesak Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan serta menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina secara hukum humaniter internasional,” kata dia.
Sementara itu, empat WNI lainnya yang berada di dua kapal berbeda masih melanjutkan pelayaran di sekitar perairan Siprus.
(Nur Ichsan Yuniarto)