Dalam mendukung layanan di fase Mina, Kemenhaj juga menyiagakan 1.356 petugas Satgas Mina yang ditempatkan di sejumlah titik pantau dan jalur pergerakan jamaah menuju Jamarat.
Pos pantau Satgas Mina ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti Jalan 616, Jalan 535, depan Mina Al-Wadi Hospital, Jalan 627, bawah Jalan Abdullah bin Abdul Aziz, hingga gerbang terowongan Muaisim Turki.
Selain itu, PPIH turut menempatkan Mobile Crisis Rescue (MCR) di kawasan Jamarat Mina untuk memberikan pertolongan pertama, evakuasi darurat, hingga membantu mengurai kepadatan jamaah.
“MCR dibentuk khusus untuk bisa menangani berbagai kondisi kedaruratan, antara lain jamaah yang mungkin pingsan, tersesat, maupun juga mengalami kelelahan ekstrem, terpisah dari rombongan, bahkan hingga evakuasi bagi jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas,” kata Maria.
Kemenhaj juga mengimbau jamaah untuk tidak melaksanakan lontar jumrah pada pukul 10.00 hingga 14.00 waktu Arab Saudi guna menghindari cuaca panas ekstrem dan kepadatan arus jamaah di kawasan Jamarat. Jamaah diminta tetap bergerak secara berkelompok, mengikuti arahan petugas, serta tidak memisahkan diri dari rombongan selama pelaksanaan fase Mina.
(Dhera Arizona)